Eksposur media kini menjadi salah satu indikator penting dalam membangun reputasi brand di kategori Courier & Logistics.
Dalam hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026, Pos Indonesia, JNE, dan Lion Parcel mencatat nilai Master Brand Index (MBI) tertinggi dalam kategori Courier & Logistics. Evaluasi MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang menitikberatkan pada visibility, trust, dan consistency.
Nilai Master Brand Index (MBI)
Pos Indonesia memperoleh nilai MBI sebesar 45.32%, diikuti JNE sebesar 16.72%, dan Lion Parcel sebesar 15.10%. Sementara itu, kelompok brand lainnya mencatat kontribusi sebesar 22.86%.
Data tersebut memperlihatkan bagaimana ketiga brand mampu menjaga eksposur media yang relevan dan konsisten dalam ruang publik. Dalam kategori Courier & Logistics, kekuatan reputasi digital semakin menjadi faktor penting dalam membangun persepsi publik.
Pendekatan Evaluasi MBA
Berbeda dari penghargaan berbasis voting atau survei persepsi, MBA menggunakan pendekatan evaluasi reputasi berbasis media online kredibel yang dapat diverifikasi secara metodologis.
MPI: Media Presence Index
MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.
PTI: Public Trust Index
PTI memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.
BCI: Brand Consistency Index
BCI digunakan untuk memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.
Kesimpulan
Dalam perspektif MBA, brand yang mampu menjaga visibilitas media secara konsisten memiliki peluang lebih besar untuk membangun reputasi jangka panjang.