Sony, Polytron, dan JBL Masuk Daftar Master Brand Audio Speakers

Sony, Polytron, dan JBL Masuk Daftar Master Brand Audio Speakers

Admin , 29 Mei 2026 ยท 16:56
Sony, Polytron, dan JBL Masuk Daftar Master Brand Audio Speakers

Perkembangan media online membuat publik semakin mudah mengenal dan menilai reputasi sebuah brand.

Berdasarkan hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026 di Indonesia, Sony, Polytron, dan JBL menjadi bagian dari kelompok Master Brand dengan performa reputasi dan eksposur media yang kuat dalam kategori Audio Speakers. MBA menggunakan pendekatan evaluasi berbasis media online kredibel dan tidak menggunakan voting publik, survei persepsi, maupun popularitas media sosial sebagai dasar utama penilaian.

Perolehan Nilai Master Brand Index

Sony memperoleh nilai Master Brand Index sebesar 26.93%, diikuti Polytron sebesar 25.10%, dan JBL sebesar 21.81%. Sementara kelompok brand lainnya secara kolektif mencatat angka 26.16%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa representasi brand dalam media online semakin mempengaruhi persepsi publik.

Mengapa Eksposur Media Menjadi Penting?

Media online kini menjadi salah satu sumber utama informasi publik dalam mengenal dan menilai sebuah brand. Karena itu, eksposur media yang kredibel dan konsisten menjadi faktor penting dalam membangun reputasi jangka panjang.

MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang mengintegrasikan visibility, trust, dan consistency dalam satu framework evaluasi reputasi brand.

3 Pilar Evaluasi MBA

Media Presence Index (MPI)

MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.

Public Trust Index (PTI)

PTI memastikan brand yang memperoleh pengakuan tetap memenuhi standar kepercayaan publik tertentu.

Brand Consistency Index (BCI)

BCI memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.

Kesimpulan

Di tengah derasnya arus informasi digital, reputasi brand semakin dibangun melalui eksposur media yang kredibel dan berkelanjutan.