Brand yang mampu menjaga konsistensi eksposur media cenderung memiliki positioning reputasi yang lebih kuat dalam ruang publik.
Berdasarkan hasil evaluasi Master Brand Award (MBA) 2026, ASUS, Lenovo, dan HP menjadi bagian dari kelompok Master Brand dengan nilai Master Brand Index (MBI) tertinggi pada kategori Global Computers & Laptops. Metodologi MBA menggunakan pendekatan evaluasi berbasis media online kredibel dan tidak menggunakan survei persepsi maupun voting publik.
Data Nilai Master Brand Index
ASUS memperoleh nilai MBI sebesar 39.77%, disusul Lenovo sebesar 19.05%, dan HP sebesar 13.63%. Kelompok brand lainnya secara kolektif berada pada angka 27.55%.
Persaingan kategori saat ini tidak hanya berbicara tentang awareness, tetapi juga kualitas representasi brand dalam media.
Mengapa Eksposur Media Menjadi Penting?
Media online kini berperan sebagai salah satu pembentuk persepsi publik terhadap brand. Karena itu, konsistensi representasi brand dalam media kredibel menjadi faktor penting dalam membangun reputasi jangka panjang.
MBA menggunakan pendekatan media reputation-based evaluation yang mengintegrasikan visibility, trust, dan consistency dalam satu framework evaluasi reputasi.
MPI, PTI, dan BCI dalam Metodologi MBA
MPI (Media Presence Index)
MPI digunakan untuk mengukur kekuatan dan relevansi eksposur media sebuah brand berdasarkan kualitas media, posisi brand dalam artikel, dan jenis konten pemberitaan.
PTI (Public Trust Index)
PTI digunakan sebagai filter reputasi untuk memastikan brand memenuhi standar kepercayaan publik.
BCI (Brand Consistency Index)
BCI memastikan eksposur media sebuah brand berlangsung secara konsisten dan tidak bersifat temporer.
Kesimpulan
Di tengah derasnya arus informasi digital, konsistensi eksposur media menjadi fondasi penting dalam menjaga reputasi brand.